Senin, 23 April 2012

Terapi Musik




Terapi musik mulai digunakan untuk mengobati berbagai kondisi dan gangguan yang mencakup nyeri akut, rehabilitasi fisik, penyakit alzheimer dan parkinson, demensia (pikun), melahirkan dan bahkan juga untuk meningkatkan semangat kerja. Musik sebagai sarana untuk penyembuhan kini sudah masuk ke dalam dunia medis.

Jenis Jenis Musik:
  • Musik klasik
  • Musik rakyat/musik tradisional
  • Musik keagamaan
    • Gambus
    • Kasidah
    • Nasyid
  • Blues
  • Jazz
  • Country
  • Rock
  • Pop
  • RnB
  • Musik populer
  • Musik dunia
  • SKA
  • Reggae
  • dll
Alat Musik Tradisional:
  • Alat musik petik: gitar, kecapi, sasando, banjo, ukulele, mandolin, harpa, gambus.
  • Alat musik gesek: biola, rebab, cello.
  • Alat musik ketuk: organ, piano, harpsichord.
  • Alat musik tiup: seruling, terompet, trombon, harmonika, pianika, recorder sopran.
  • Alat musik pukul: tamborin, jidor, rebana, gamelan.
  • Alat musik moderen: gitar listrik, organ, akordeon, drum.
Fungsi Musik Untuk Kesehatan:

Meningkatkan Vitalitas Fisik

Menghilangkan Kelelahan

Meredakan Kecemasan dan Ketegangan

Meningkatkan Konsentrasi

Memperdalam hubungan dan memperkaya persahabatan

Merangsang kreativitas dan kepekaan

Memperkuat karakter dan perilaku positif

Manfaat Terapi Musik:

1. Meningkatkan kreatifitas.
2. Mengurangi kecemasan dan stress.
3. Meningkatkan intelegensi.
4. Mengubah mood menjadi lebih positif.
5. Meningkatkan konsentrasi.
6. Bikin rileks.
7. Mengatasi gangguan autis pada anak kecil.
8. Membuat emosi jadi lebih positif (senang/gembira).
9. Meningkatkan kemampuan bahasa.

Manfaat Musik Klasik Untuk Otak:

Beberapa penelitian telah dilakukan dalam membuktikan manfaat musik klasik bagi kesehatan, terutama untuk kecerdaan otak. Memang dalam hidup ini kita tak kan pernah lepas dari yang namanya musik. dimanapun kita berada kita akan selalu bersentuhan dengan musik. namun pilihan kita terhadap musik juga dapat berpengaruh pada kesehatan kita.

Pada tahun 1998, Don Campbell, seorang musisi sekaligus pendidik, bersama Dr. Alfred Tomatis yang psikolog, mengadakan penelitian untuk melihat efek positif dari beberapa jenis musik. Hasilnya dituangkan dalam buku mereka yang di Indonesia diterbitkan dengan judul Efek Mozart, Memanfaatkan Kekuatan Musik Untuk Mempertajam Pikiran, Meningkatkan Kreativitas dan Mnyehatkan Tubuh.Banyak fakta menarik yang diungkap Campbell dan Tomatis. Diantaranya, adanya hubungan yang menarik antara musik dan kecerdasan manusia.

Musik (klasik) terbukti dapat meningkatkan fungsi otak dan intelektual manusia secara optimal. Campbell kemudian mengambil contohkarya Mozart, Sonata in D major K 488 yang diyakininya mempunyai efek stimulasi yang paling baik bagi bayi.

Sedangkan menurut Dra. Louise, M.M.Psi., psikologi sekaligus terapis musik dari Present Education Program RSAB Harapan Kita, Jakarta, sesungguhnya bukan hanya musik Mozart yang dapat digunakan. Semua musik berirama tenang dan mengalun lembut memberi efek yang baik bagi janin, bayi dan anak-anak.

Lebih sering disebut efek Mozart sebab musik-musik gubahan Mozart-lah yang pertama kali di teliti.

Quote:
Tips Terapi Musik:

Duduk rileks atau berbaring di tempat yang tenang dan bersih dengan penerangan yang cukup, pastikan tidak ada yang mengganggu.

Tenangkan Diri anda. pada saat mendengarkan musik tariklah nafas dalam-dalam seolah olah anda menghirup suara musik itu.

Lepaskan segala beban pikiran.

0 komentar:

Posting Komentar

My Blog List

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Ads 468x60px

Featured Posts Coolbthemes

kelinci

bear animasi

Cursor

Hello Kitty Blue Night Gown